Sunday, January 29, 2012

Nuansa hati banyak rasa...

Beberapa hari yang lalu aku merasa kesal, terharu dan bersyukur sekaligus bersalah.... *halah banyak amat ya macemnya... Begini ceritanya, suatu pagi di hari jum'at yang ribet, aku dan suami bangun terlambat karena seperti biasa, kadang sehabis sholat subuh tiduran sebentar. Hari itu menjadi sangat berharga bagi kami berdua, karena masing-masing ada pekerjaan maha penting dikantor. Ini lah yang kemudian membuatku merasa bersalah terhadap suamiku.... *ahhh...

Seperti biasa begitu terlambat kami akhirnya menyiapkan diri masing-masing untuk berangkat ke kantor yang beda lokasi dan jarak. Karena aku sangat mengetahui karakter suamiku yang suka santai bajai alias lelet karet.... ketika dia berangkat mandi, aku bilang padanya bahwa aku akan berangkat duluan. Kemudian dia dengan muka agak kecewa berkata "iya gapapa dek". Meskipun aku berkata bahwa aku akan berangkat terlebih dahulu tidak berbarengan, tapi aku sebenarnya memang menunggunya untuk berangkat berbarengan. Aku berkata seperti itu hanya untuk membuat dirinya lebih cepat dan bergegas mempersiapkan segala sesuatu keperluanya.... namun sepertinya dia tidak faham pada maksudku menunggunya dengan menyiapkan minuman dan sarapan pagi. Meski sebenarnya aku sendiri dalam keadaan telah siap berangkat.

Dan kemudian ow ow ow..... terjadi komunikasi yang buruk sehingga aku sangat jengkel dan aku kemudian keluar memacu kendaraan menuju kantor. Aku melakukanya selain kesal dengan leletnya suamiku juga karena hari itu dikantor sedang ada audit eksternal dan meeting dengan sang direktur ..... *bisa-bisa ketauan aku masuknya suka telat... wew bisa kacau balau aku nanti..


Tapi setelah sampai kantor, dum dum dum... meeting serta auditnya diundur karena traffic jam akibat demo buruh di tol cikampek!!! dan saat itu kemudian aku tersadar akan artinya sebuah prioritas seorang istri.... *ah merasa amat bersalah ni papi ce...
mestinya aku tak begitu memaksakan diri, emosi dan memprioritaskan sesuatu yang bukan prioritas utamaku sebagai seorang istri..... dan yang paling bikin aku terharu dan merasa bersalah adalah kemudian suamiku mengirim sms begini : "wah mami ce sudah sampai kantor?, kayaknya ada demo, didepan kompleks saja sudah ramai semua tol kearah cikampek dialihkan. mungkin auditnya juga telat kali .hehe" ... hikss... iya papi ce mami ce disini ga jadi audit, yang pada pagi itu dijadikan pembenaran untuk tidak berangkat berbarengan denganmu kataku dlam hati hiks hiks... dan kemudian aku meminta maaf padanya....*aaah terlihat mudah ya? ...

Bersyukur suamiku tidak membahas masalah pagi itu, malah sangat sabar seperti tak terjadi apa-apa.....*ahhh papi ce ...sungguh...

Dan ada cerita lain nih, kalau aku lagi gak karuan gini, aku suka aneh-aneh ,,, pulang kantor pergi ke salah satu supermarket dan membeli banyak cemilan... hampir semua dibeli sampai empat plastik besar dan isinya hanya makanan ringan saja.... dan satu lagi yang aku lakukan untuk mengusir sekaligus mengalihkan rasa gak karuan dihatiku dan tentunya menunggu suamiku pulang malam itu adalah membuat craft handmade ...

***Ahhh suasana hati kau memberiku banyak nuansa.....

3 comments:

  1. Ah, you're both are lucky. Suami sangat pengertian dan istrinya, cepat reda setelah marah.

    Dan craft handmadenya, bagus. Siapa tahu suatu hari jadi bisnis sampingan? :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ih ada sang maestro cinta disini.... haduhhhhhhhhh jadi malu :")... matur nuwun loh mas, itu craftingnya cuma sekedar iseng dan hobi, bisnisnya nanti aja klo udah bosen ngantor hehe..

      Delete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...